Materi adalah segala sesuatu di sekitar Anda. Atom dan molekul semuanya terdiri dari materi. Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Jika Anda baru mendengar dengan ide massa, itu adalah jumlah barang dalam suatu objek.

Kita berbicara tentang perbedaan antara massa dan berat di bagian yang lain. Materi kadang-kadang berhubungan dengan cahaya dan radiasi elektromagnetik.

Meskipun materi dapat ditemukan di seluruh alam semesta, Anda hanya akan menemukannya di beberapa bentuk di Bumi. Materi meliputi tiga wujud zat, yaitu tentang padatan, cairan dan gas. Wujud baru adalah plasma, yakni satu keadaan yang disebut condensate Bose-Einstein (BEC). Plasma adalah gagasan baru ketika diidentifikasi oleh William Crookes pada tahun 1879. Para ilmuwan yang bekerja dengan kondensat Bose-Einstein menerima Hadiah Nobel untuk karya mereka pada tahun 1995.

Apa yang membuat keadaan materi? Ini tentang keadaan fisik molekul dan atom. Pikirkan tentang padatan. Mereka sering kali keras dan rapuh. Cairan yang fluidy, dapat bergerak sedikit, dan mengisi wadah. Gas selalu di sekitar Anda, tetapi molekul gas jauh jauh terpisah dari molekul dalam cairan. Jika gas memiliki bau, Anda akan dapat mencium baunya sebelum Anda dapat melihatnya. BEC adalah semua tentang atom yang lebih dekat dan lebih energik daripada atom dalam solid.

Bagaimana Perubahan Kimia  dan Fisika Bisa Terjadi?

Molekul dapat berpindah dari satu keadaan fisik yang lain dan tidak mengubah struktur dasar mereka. Oksigen (O2) sebagai gas memiliki sifat kimia yang sama dengan oksigen cair. Keadaan cair lebih dingin dan padat, tetapi molekul (bagian dasar) masih sama. Air (H2O) adalah contoh lain. Sebuah molekul air terdiri dari dua hidrogen (H) dan satu atom oksigen (O) atom. Ini memiliki struktur molekul yang sama apakah itu adalah gas, cair, atau padat. Meskipun keadaan (wujud) fisiknya bisa berubah, keadaan kimia tetap sama.

Perubahan Fisika
Perubahan Fisika

Jadi Anda bertanya, “Apa perubahan kimia?” Mari kita mulai dengan segelas air murni. Jika rumus air mengalami perubahan, yang akan menjadi perubahan kimia. Jika Anda bisa menambahkan atom oksigen kedua molekul air, Anda akan memiliki hidrogen peroksida (H2O2). Molekul-molekul tidak akan air lagi. Kenyataan tentang menciptakan hidrogen peroksida lebih sulit.

Perubahan kimia terjadi ketika ikatan antara atom dalam molekul dibuat atau dihancurkan. Perubahan keadaan fisik yang berkaitan dengan perubahan lingkungan seperti suhu, tekanan, dan kekuatan fisik lainnya. Umumnya, struktur kimia tidak berubah ketika terjadi perubahan fisik. Tentu saja, di lingkungan yang ekstrim seperti Matahari, tidak ada molekul yang aman dari kerusakan.

Bagaimana Perubahan Kimia dan Fisika Bisa Terjadi
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *