Pada artikel ini, kita akan membicarakan tentang sub orbital s, dan p. Sementara elektron ditemukan di tingkat energi dan daerah di sekitar inti, elektron juga dapat ditemukan di daerah khusus dalam tingkat energi tersebut.

Seorang pria yang bernama Schrödinger mulai menyadari bahwa semua elektron yang tidak sama dan elektron tersebut tidak bergerak dengan cara yang sama. Jadi, meninjau kembali litium 1s2 2S1.

Bentuk Orbital Subkulit S dan P

Orbital P mempunyai tiga sub orbital, yaitu Px, Py, dan Pz. Sedangkan Orbital S hanya satu orbital. Pada litium 1s2 2S1 dapat dijelaskan di mana menemukan tiga elektron. Dua elektron berada di tingkat energi pertama dalam sub orbital s. Elektron ketiga berada pada tingkat energi kedua dan sub orbital s. Apakah kedua elektron di sub orbital s yang sama memiliki bentuk orbital yang sama?

Berdasarkan teori bentuk sub orbital, sub orbital “s” adalah dalam bentuk bola. Sub orbital “p” berbentuk seperti barbel atau seperti angka delapan. Sub orbital “d” memiliki dua bentuk yang mungkin, hanya ingat bahwa bentuknya mengacu pada daerah di mana akan ditemukan elektron dalam tingkat energi mereka.

Bentuk Orbital Subkulit S dan P
Bentuk Orbital Subkulit S dan P

Salah satu contoh terakhir, misalnya Silikon (Si) pada nomor atom 14. Silikon memiliki empat belas elektron. Konfigurasi elektron diitulis sampai kulit keluar , yaitu 1s2 2s2 2P6 3S2 3P2. Perhatikanlah Apakah Anda melihat bagaimana jumlah elektron pada tiap kulitnya semakin bertambah hingga ke elektron yang ke empat belas? Baris kesatu memiliki kulit yang dapat menampung dua elektron. Hal itu ditulis oleh 1s2. Baris kedua dari tabel periodik sesuai dengan kulit kedua, yang dapat menampung 8 (delapan) elektron. Dan delapan dapat ditulis dengan 2s2 dan 2P6. Akhirnya, pada kulit / baris ketiga yaitu 3s2 dan 3p2. Karena Suborbitals hanya bisa menampung begitu banyak elektron, maka elektron dibagi menjadi sub orbital “s” dan “p”. Silikon hanya memiliki empat elektron di kulit ketiga. Suborbital “s” bisa menampung dua, dan dua lainnya ditemukan dalam sub orbital “p”.

Bentuk Orbital Subkulit S dan P
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *