Energi ikatanan merupakan indikasi dari jumlah energi yang diperlukan untuk reaksi kimia. Semakin tinggi energi ikatanan, ikatan tersebut menjadi kurang reaktif.

Bagaimana membuat asap? Kita tahu bahwa nitrogen membentuk sekitar 79% dari gas di udara dan gas ini secara kimiawi sangat inert. Namun, kita juga tahu bahwa kontributor utama produksi kabut asap adalah campuran senyawa nitrogen secara kolektif disebut sebagai NOx.

Karena suhu pembakaran tinggi pada mesin mobil modern (yang dihasilkan karena kebutuhan untuk efisiensi bahan bakar yang lebih baik), kita menghasilkan lebih banyak NOx yang akan bereaksi dengan bahan lain untuk membuat asap. Jadi, gas nitrogen yang inert dapat kita dikonversi ke senyawa lain jika tersedia energi yang cukup untuk memecahkan ikatan molekul rangkap tiga pada N2.

Energi ikatan

Pembentukan ikatan kimia menyebabkan penurunan energi potensial. Akibatnya, memecah ikatan kimia memerlukan masukan energi. Energi ikatan adalah energi yang dibutuhkan untuk memecahkan ikatan kovalen antara dua atom.

Suatu energi ikatan yang tinggi berarti bahwa ikatan yang kuat dan molekul yang mengandung ikatan yang cenderung stabil dan kurang reaktif. Senyawa yang lebih reaktif akan berisi ikatan yang memiliki energi ikatan yang umumnya lebih rendah. Beberapa energi ikatanan yang tercantum dalam Tabel di bawah ini.asap

Energi ikatan

Ikatan Energi ikatan(kJ/mol)
H–H 436
C–H 414
C–C 347
C=C 620
C≡C 812
F–F 157
Cl–Cl 243
Br–Br 193
I–I 151
N≡N 941

Unsur-unsur halogen semua ada secara alami sebagai molekul diatomik (F2, Cl2, Br2, dan I2). Mereka umumnya sangat reaktif dan dengan demikian memiliki energi ikatanan yang relatif rendah.

Advertisement

Seperti bisa dilihat dari perbandingan energi ikatan untuk berbagai ikatan karbon-karbon, ikatan ganda secara substansial lebih kuat dari ikatan tunggal. Demikian juga, ikatan rangkap tiga bahkan lebih kuat. Ikatan rangkap tiga yang ada antara atom nitrogen dalam gas nitrogen (N2) membuatnya sangat tidak reaktif. Semua tanaman dan hewan memerlukan unsur nitrogen, tetapi tidak dapat diperoleh dari penyerapan langsung dari gas nitrogen dari atmosfer karena kuat, ikatan rangkap tiga tidak reaktif. Sebaliknya, bakteri mengubah nitrogen ke bentuk yang lebih berguna seperti ammonium nitrat dan ion, yang kemudian diserap oleh tanaman dari tanah. Hewan hanya memperoleh nitrogen dengan memakan tanaman tersebut.

Ringkasan

Energi ikatanan merupakan indikasi dari jumlah energi yang diperlukan untuk reaksi kimia.
Semakin tinggi energi ikatanan, ikatan tersebut menjadi kurang reaktif.

Pengertian Energi Ikatan
Advertisement
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *