Atom dan molekul memiliki ukuran yang disebut energi ionisasi, yang berarti jumlah energi yang diperlukan untuk menghilangkan satu elektron ketika zat yang dalam keadaan gas.

Istilah ini digunakan sempat disebut potensial ionisasi, tapi itu tidak lagi digunakan. Energi ionosasi ini selalu diukur mulai dengan kulit luar, bergerak ke dalam menuju inti.

Energi ionisasi (EI) akan berkaitan dengan hal-hal yang disebut ion. Ion adalah atom yang telah diperoleh atau elektron yang hilang. Energi ionisasi adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron dari atom netral. Beberapa unsur benar-benar memiliki beberapa energi ionisasi. Ketika hal ini terjadi, kita merujuk mereka sebagai ” energi ionisasi pertama ” atau ‘I’, ” energi ionisasi kedua ” atau ‘I2‘, dan seterusnya.

Perhatikan bahwa variabel energi berikut Ii mana i adalah orbital yang elektronnya hilang. Ionisasi mempunyai makna endotermik artinya atom atau molekul meningkatkan energi internal (mengambil energi dari sumber luar). Persamaan untuk energi ionisasi pertama ditunjukkan di bawah ini:

Na → Na+ + e-

Persamaan untuk energi ionisasi kedua adalah:

Na+ → Na2 + + e-

Nilai energi ionisasi yang biasanya sangat tinggi dan mengikuti kecendrungan di seluruh tabel periodik. Energi ionisasi meningkat dari bawah ke atas dan dari kiri ke kanan dalam tabel periodik.

Kecendrungan Energi ionisasi dalam tabel periodik
Kecendrungan Energi ionisasi dalam tabel periodik

Menariknya, saat elektron dihilangkan dari sebuah atom, akan menjadi lebih sulit untuk menghilangkan lebih banyak elektron dan membutuhkan energi ionisasi lebih banyak karena muatan atom sekarang telah berubah.

Ada satuan yang berbeda yang digunakan untuk mengukur EI, tergantung pada bidang ilmu yang terlibat. Dalam fisika, energi ionisasi diukur dalam elektron volt (eV) dan mengacu memindahkan elektron tunggal. Dalam kimia, IE diukur sebagai jumlah molar, yang ditetapkan dalam satuan kJ / mol atau kkal / mol. Itulah jumlah energi yang dibutuhkan untuk semua atom dalam satu mol zat setiap kehilangan satu elektron.

Contoh Ionisasi Energi:

1 Hidrogen (H) – 13,6

2 Helium (He) – 24.59

3 Boron (B) – 8.3

4. Carbon (C) – 11.26

5. Nitrogen (N) – 14.53

6 Oksigen (O) – 13.62

7 Sodium (Na) – 5.14

8 Aluminium (Al) – 5.99

9. Klorin (Cl) – 12.97

10 Kalsium (Ca) – 6.11

Semua nilai-nilai ini, adalah untuk tingkat ionisasi pertama saja. Itu berarti bahwa untuk mengetahui tingkat berikutnya EI, kalikan tingkat energi ionisasi pertama setiap unsur dengan 96,4689.

Pengertian Energi ionisasi
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *