Isotop uranium menghasilkan plutonium-239 sebagai produk peluruhan. Plutonium dapat digunakan dalam senjata nuklir dan merupakan sumber daya untuk reaktor nuklir, yang menghasilkan listrik. Isotop ini memiliki waktu paruh 24.100 tahun,

tentu saja ini menimbulkan kekhawatiran di daerah di mana plutonium radioaktif telah terakumulasi dan disimpan. Pada beberapa situs penyimpanan, limbah secara perlahan bocor ke air tanah dan mencemari sungai di dekatnya. 24.100 tahun waktu paruh berarti bahwa ia akan bersama kita untuk waktu yang sangat lama.

Waktu Paruh

Bahan radioaktif kehilangan sebagian dari aktivitas mereka setiap kali terjadi peristiwa peluruhan. Hilangnya aktivitas dapat diperkirakan dengan menentukan waktu paruh isotop. Waktu paruh Didefinisikan sebagai periode waktu yang diperlukan untuk setengah dari jumlah tertentu dari suatu zat untuk mengalami perubahan. Untuk radioisotop, setiap kali peristiwa peluruhan terjadi, jumlahnya akan terdeteksi pada Geiger counter atau alat pengukur lainnya.

Sebuah isotop tertentu mungkin memiliki jumlah total 30.000 BPJ. Dalam satu jam, jumlah bisa 15.000 BPJ (setengah jumlah aslinya). Jadi waktu paruh isotop yang satu jam. Beberapa isotop memiliki waktu paruh yang panjang – waktu paruh U-234 adalah 245.000 tahun. Isotop lain memiliki waktu paruh yang lebih pendek. I-131, yang digunakan dalam scan tiroid, memiliki waktu paruh 8.02 hari.timbunan radioaktif

Perhitungan Waktu Paruh

Informasi tentang waktu paruh isotop dapat digunakan untuk menghitung berapa banyak radioaktivitas isotop yang akan hadir setelah jangka waktu tertentu. Ada rumus yang memungkinkan perhitungan setiap saat setelah menghitung dari awal, tetapi kita hanya akan melihat hilangnya aktivitas setelah waktu paruh yang berbeda. Isotop I-125 digunakan dalam prosedur laboratorium tertentu dan memiliki waktu paruh 59,4 hari. Jika aktivitas awal sampel I-125 adalah 32.000 BPJ, berapa banyak aktivitas akan hadir setelah 178,2 hari? Kita mulai dengan menentukan berapa banyak waktu paruh yang dialami setelah 178,2 hari:

Advertisement

(178.2 hari/59,4hari) = 3 kali waktu paruh

Kemudian kita hitung aktivitasnya:

Keadaan awal (to) = 32.000 BPJ

Setelah satu kali waktu paruh = 16.000 BPJ

Setelah dua kali waktu paruh = 8.000 BPJ

Setelah tiga kali waktu paruh = 4.000 BPJ

Pastikan untuk diingat bahwa jumlah awal adalah pada waktu nol (t = 0) dan kita kurangi dari jumlah pertama waktu paruh. Paruh kedua memiliki aktivitas setengah dari perhitungan sebelumnya (bukan hitungan awal).

Bagi yang lebih cenderung matematis, rumus berikut dapat digunakan untuk menghitung jumlah radioaktivitas yang tersisa setelah waktu tertentu:

Nt = No x (0,5)n (t ½ )

Dengan Nt = aktivitas setelah waktu t

No = aktivitas awal saat t = 0

Pengertian Waktu Paruh Radioaktif
Advertisement
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *