Aliran Laminer dan turbulen adalah dua istilah yang digunakan secara luas dalam dinamika fluida. Ketika fluida (cairan atau gas) melewati setiap pipa atau tabung bisa terjadi dalam bentuk aliran laminer atau aliran turbulen.

Aliran Laminar dapat digambarkan sebagai aliran cairan setiap kali masing-masing dan setiap partikel milik cairan meluncur secara lancar tanpa saling silang. Salah satu konsekuensi dari gerakan laminer akan kecepatan yang dimiliki cairan sebenarnya konstan setiap saat di dalam cairan sedangkan di sisi lain Arus Turbulen dapat digambarkan sebagai gerakan tidak rata dari fluida yang dipandang sebagai daerah pusaran air kecil. Kecepatan cairan seperti ini tidak diragukan lagi belum tentu konstan pada setiap titik.

Perbedaan

  • Aliran laminer halus sedangkan aliran turbulen tidak.
  • Partikel fluida dalam aliran laminer tidak saling silang sedangkan partikel aliran turbulen saling silang dalam aliran fluida
  • Kecepatan konstan terjadi pada setiap titik dalam aliran laminer sedangkan disisi lain pada aliran turbulen kecepatan yang berbeda
  • Tegangan geser pada aliran laminer tergantung pada viskositas – μ – dan tidak bergantung kepadatan -ρ sedangkan, di sisi lain, Tegangan geser yang terkait dengan aliran turbulen adalah fungsi densitas – ρ.

Aliran Laminer

Advertisement
Merupakan aliran yang jarang terjadi pada air dan tidak begitu penting dalam aliran udara, tapi ini terjadi dalam viscosity fluida yang tinggi seperti campuran sediment dalam air, es, & lava.  Alirannya relatief mempunyai kecepatan rendah dan fluidanya bergerak sejajar (laminae) & mempunyai batasan-batasan yang berisi aliran fluida.

Aliran laminar adalah aliran fluida tanpa arus turbulent ( pusaran air ). Partikel fluida mengalir atau bergerak dengan bentuk garis lurus dan sejajar. Laminar adalah ciri dari arus yang berkecepatan rendah, dan partikel sedimen dalam zona aliran berpindah dengan menggelinding (rolling) ataupun terangkat (saltation).

Aliran Turbulen

Aliran acak dan mempunyai kecepatan beraneka ragam. Aliran ini terjadi di air dan udara. Aliran ini lebih efficient dalam mengangkut dan menjalankan sediment karena beranekaragamnya gradient kecepatannya.Perbedaan Aliran Laminer dan turbulen

Pada arus turbulen, massa air bergerak keatas, kebawah, dan secara lateral berhubungan dengan arah arus yang umum, memindahkan massa dan momentum. Dengan gerakan tidak beraturan seperti itu, massa atau gumpalan fluida akan mempunyai percepatan menyimpang yang hanya sedikit persentasinya dari kecepatan rata-rata, meskipun begitu arus turbulen bersifat menentukan arus, sebab turbulen menjaga patikel-partikel dalam suspensi, secara konstan, seperti clay dan silt pada sungai dan pasir pada arus turbidit, atau secara berangsur, seperti pada kebanyakan butir pasir di sungai, pantai dan bukit pasir.

Perbedaan Aliran Laminer dan turbulen
Advertisement
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *