Suatu unsur adalah zat murni yang terdiri dari satu jenis atom. Sifat kimia dari unsur yang dimiliki karena potensinya yang bisa mengalami perubahan kimia atau reaksi, tergantung pada komposisinya.

Suatu unsur dapat dibedakan oleh sifat kimianya seperti nomor atom, massa atom, titik didih, dll, yang bergantung pada jumlah proton (ion bermuatan positif) hadir pada intinya. Istilah Unsur umumnya disebut zat kimia murni yang terdiri dari atom, dengan jumlah yang sama dari proton dan elektron. Sampai saat ini, 117 unsur telah ditemukan, dari 94 yang ada terjadi secara alami di Bumi. Beberapa contoh dari unsur  adalah karbon, tembaga, besi, hidrogen, nitrogen, perak, oksigen, dll

Sifat Kimia Unsur

Jumlah atom

Nomor atom suatu unsur menunjukkan jumlah proton yang ada dalam inti atom. Ini merupakan konsep penting kimia dan mekanika kuantum. Suatu unsur dan posisinya dalam tabel periodik tergantung pada nomor atom. Ketika sebuah atom netral, nomor atom sama dengan jumlah elektron (bermuatan negatif ion) terdapat di sekitar inti atom.

Massa Atom

Massa atom merupakan massa atom yang diukur dalam satuan massa atom (amu). Massa suatu unsur tergantung pada proton dan neutron yang hadir dalam inti suatu unsur. Berat proton atau neutron adalah sekitar 1 sma, maka massa atom hampir sama dengan massa nukleon atau nomor. Massa atom dari isotop merupakan jumlah neutron yang hadir dalam inti.

Elektronegativitas

Selama ikatan kimia antara dua atom, kecenderungan sebuah atom untuk memaksakan awan elektron di dalam kearah hal tersebut disebut elektronegativitas. Menurut skala Pauling, unsur fluor memiliki elektronegativitas tertinggi nilai 4.0 dan fransium memiliki elektronegativitas terendah dari nilai 0,7.

Sifat Kimia Unsur
Sifat kimia dari unsur yang dimiliki karena potensinya yang bisa mengalami perubahan kimia atau reaksi, tergantung pada komposisinya

Densitas

Kepadatan dari suatu unsur didefinisikan sebagai jumlah unit massa, dari unsur yang hadir dalam volume media tertentu. Kepadatan suatu unsur tergantung pada suhu dan tekanan, karena itu umumnya dinyatakan secara grafis dengan dua sifat ini. Kepadatan diukur dalam kilogram per meter kubik (kg/m3).

Titik leleh

Titik leleh didefinisikan sebagai suhu di mana suatu unsur berubah keadaan dari padat ke cair. Pada titik ini, keadaan padat dan cair dari suatu unsur yang ada dalam keseimbangan.

Titik Didih

Titik didih didefinisikan sebagai suhu di mana bentuk cair dari suatu unsur sama dengan bentuk gas. Pada suhu ini, cairan dan bentuk gas yang ada dalam keseimbangan.

Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron suatu unsur menunjukkan susunan elektron dalam lingkaran di sekitar inti. Setiap lingkaran memiliki tingkat energi yang tetap, elektron jauh dari inti memiliki tingkat energi yang tinggi sedangkan elektron lebih dekat ke inti, memiliki tingkat energi yang rendah. Lingkaran ini tidak bulat sempurna dan dibagi ke dalam kulit dan sub-kulit.

Potensial Standard

Potensial standar dari suatu unsur didefinisikan sebagai potensi reaksi redoks, ketika unsur tersebut berada dalam kesetimbangan. Jika potensi melebihi nol, itu adalah reaksi oksidasi, lainnya reaksi reduksi. Potensi standar diukur dalam volt (V) dan dinyatakan dengan simbol V0.

Sifat kimia suatu unsur, mencerminkan kualitas substansi, yang menjadi jelas selama reaksi kimia. Sifat tersebut membantu kita memahami sifat dan perilaku suatu unsur dalam kondisi yang berbeda.

Sifat Kimia Unsur
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *